|
Pada saat siswa kelas XII sibuk memperhatikan pengumuman kelulusan satu rombongan dari sekolah melakiukan perjalanan wisata menyusuri sungai Kahayan dengan menumpang kapal wisata yang ada di pelabuhan tugu kota P.Raya. Rombongan terdiri dari 6 guru pendamping yang berasal dari guru bidang studi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris serta Qur'an Hadist. Semua peserta tampak antusias mengikuti perjalan ini dan memanfaatkan alam sebagai labotarium pemblejaran yang task terbatas. Perjalan wisata ini tentu saja tidak lepas dari muatantugas mata pelajaran yang harus diselesaikan siswa.Siswa diminta untuk menulis sebuah teks deskripsi tentang aspek-aspek yang ada di sungai Kahayan dalam 2 bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Pendisainan tugas semacam ini tentu saja merupoakan sebuah kolaborasi yang baik antar guru bidang studi serumpun sehingga hubungan antar mapel akan jelas terlihat dan siswa akan semakin sadar bahwa satu mata pelajaran terkait erat dengan mapel yang lain sehingga mereka tidak lagi berpikir secara terkotak-kotak. Di masa datang kolabarasi semacam ini bisa menciptakan sebuah ketangguhan bagi MAN Model karena tidak hanya pengajaran bersifat integrative tapi juga lintas kurikulum sehingga istilah pengajaran tematik dapat terlaksana. Semoga. Halimah.
|