Senin, 7 April 2008 Tanamkan Cinta Siswa kepada Nabi MAN Model Gelar Festival Band dan Puisi Islami PALANGKA RAYA - Suatu program dan terobosan baru, bahkan untuk pertama kalinya di gelar di Kota Cantik Palangka Raya, keluarga besar MAN Model Palangka Raya, berupaya semaksimal mungkin untuk menanamkan rasa cinta siswa-siswinya kepada Nabi Muhammad SAW, melalui salah satu kegiatan yang berlabel Festival Band dan Puisi Islami antar pelajar se-Kota Palangka Raya. Gelaran yang diikuti 23 grup band dan 26 orang peserta untuk lomba puisi Islami tersebut, digelar Sabtu (5/4) di halaman MAN Model Palangka Raya. Kegiatan yang juga didukung oleh PT Indosat Palangka Raya, juga masih dalam rangkaian memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1429 H/2008 M. “Untuk jumlah pelajar yang akan ikut dalam festival band Islami sebenarnya lebih dari 25 grup. Namun ketika technical meeting yang hadir hanya 23. Sementara untuk peserta lomba puisi islami ada 26 orang dari 23 sekolah. Sedangkan untuk pesertanya berasal dari SMP/SMA/SMK dan SMP/MTsN,” ujar Ketua Panitia penyelenggara Drs. Shodiqul Mubin M.PdI, saat dibincangi koran ini, Sabtu (5/4) di Kantor MAN Model. Menurut Shodiqul Mubin, ide awal dari adanya kegiatan tersebut, karena dirinya sering melihat anak-anak pelajar saat ini, banyak yang menggunakan walkman/handphone. Namun menurutnya, lagu-lagu yang didengarkannya tersebut bukan lagu-lagu bernuansa islami. “Saya ingin lagu-lagu islami juga melekat pada diri mereka, seperti sholawat dan zikir. Kita juga ingin menanamkan cinta dari siswa kepada Nabi melalui menyebut nama dengan shalawat. Karena itu pada festival ini lagu wajib yang harus dibawakan lagu Shalawat dan harus orisinil, sedangkan lagu pilihan bebas namun tetap bernuansa islami,” jelasnya Grup band ini berasal dari SMA/MAN/SMK, diantaranya MAN Model, SMK-Pahandut, SMA Muhamadiyah, SMAN-1 Pahandut, SAM Nusantara, SMN-3 Jekan Raya, SMAN- Pahandut, MA Darul Ulum dan SMK Al Ishlah. Kemudian grup band yang berasal dri MTsN-2, SMP NU dan SMPN-1 Pahandut juga tampil dalam festival band antar pelajar se-Kota Palangka Raya ini. Sementara itu Kepala MAN Model Palangka Raya Mulyono S.Pd M.Pd mengatakan lomba ini sekiranya dapat membentuk peserta didik untuk mempunyai estetika dan kepribadian sebagai bangsa yang beragama dan berbudi pekerti. Penggalian potensi peserta didik tidak hanya intelektualitas saja, tetapi jiwa rohani dan hati juga menjadi tanggung jawab dunia pendidikan. Dikutip dari Kalteng Pos senin 7 april 2007 MAN MODEL PALANGKA RAYA JUARA LOMBA SEKOLAH SEHAT TINGKAT KOTA PALANGKA RAYA MAN Model Palangka Raya yang beralamat di Jl. Tjilik Riwut Km. 4,5 Palangka Raya menjadi juara I lomba sekolah sehat tingkat SMA/MA dan SMK. Berdasarkan Keputusan Walikota Palangka Raya nomor 52 Tahun 2008, menetapkan pemenang lomba sekolah sehat (LSS) tingkat SMA/MA/SMK sebagai berikut : Juara I MAN Model Palangka Raya binaan Puskesmas Kayon dengan nilai 5.055. Juara II SMK Negeri 3 Pahandut binaan Puskesmas Panarung dengan nilai 4.200 Juara III SMA Negeri 2 Jekan Raya binaan Puskesmas Menteng dengan nilai 3.365. Dengan kemenangan ini seluruh keluarga besar MAN Model Palangka Raya khususnya Pengurus UKS harus kerja keras untuk menghadapi lomba di tingkat Propinsi yang akan diadakan pada bulan Mei 2008. Lingkungan madrasah yang sehat, bersih dan hijau menjadi moto seluruh warga MAN Model Palangka Raya. Dengan sekolah yang sehat, maka mutu pendidikan pun diharapkan semakin meningkat pula. Selamat atas juaranya, mari kita kejar untuk juara di tingkat propinsi. Dengan semangat Isen Mulang, kita beramal shaleh untuk memajukan MAN Model Palangka Raya. Jayalah MAN Model Palangka Raya. MAN Model Palangka Raya The Real School. GAUNG UAN DI MAN MODEL Suasana ujian Nasional sudah terasa sekali di MAN Model. Semua jajaran dari siswa guru,staff administrasi sampai petugas lain sudah jauh hari telah mempersiapkan diri . Mereka semua berusaha semaksimal mungkin untuk mensukseskan acara ini. Walaupun acara ini adalah rutin dalam kalender pendidikan namun tetap saja kesibukan-kesibukan khusus terasa di lingkungan sekolah. Untuk persiapan ujian pertama yang dilakukan adalah melaksanakan les sore bagi siswa kelas III dan dikoordinir oleh Waka Kurikulum.Dan tentu saja rapat berkala selalu dilakukan untuk terus memantau kegiatyan ini.Pendanaan sebagian diambil dari komite. Dalam naskah KTSP di sebutkan bahwa visi dan Misi, MAN Model yang dimanejeri oleh Mulyono ,M.Pd dan dibantu oleh 56 orang guru dan 6 orang TU adalah Untuk mencapai itu semua ada beberapa program yang salah satunya program yang terkait yaitu FDS yang dikomandani oleh Dra. Tati Sumiyati Sejalan dengan kegiatan sore bagi siswa kelas III maka siswa kelas I dan II pun diberi jam tambahan dengan nuansa yang sama yaitu penambahan jam belajar. Di samping program ini dapat membantu menambah pemahanan siswa akan pelajaran yang diterima I ,diharapkan juga program ini dapat menggurangi kegiatan luang siswa diluar rumah. Program ini diberi nama Full Day School (FDS) selama 3 hari dengan materi pelajaran umum dan pendalaman materi dan pengamalan agama seperti tausiyah,sholat Asyar berjamaah dll. FDS ini adalah janji sekolah pada orangtua murid untuk membantu anak dalam mendapatkan ilmu yang memadai dalam rangka memenuhi tuntutan kurikulum dan terutama tuntutan masyarakat yaitu lulusan yang trampil, siap kerja dan berbudi pekerti yang luhur. Pendanaan FDS ini di ambil dari dana penerimaan siswa baru. FDS tetap dilaksanakan bersamaan dengan try out siswa kelas XII. Pada try out Diknas tahap I tanggal 11-13 Maret lalu siswa masuk FDS pada jam 12.30 selama 3 hari dan Tahap II kegiatan FDS diisi dengan berbagai acara keagamaan dan ceramah dari PUSKEMAS KAYON dan Psikolog. Pada dasarnya pihak sekolah mencoba memberikan yang terbaik bagi siswa. Dewan Guru Ikuti In House Training MAN Model Palangka Raya mengadakan pelatihan tentang Penyusunan Kurikulum Satuan Tingkat Pendidikan (KTSP) tahun 2006. Pelatihan In House Training "Penyusunan Kurikulum Satuan Tingkat Pendidikan tahun 2006 dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus 2008 diikuti oleh seluruh Dewan Guru MAN Model Palangka Raya dan para undangan dari Wakil Kurikulum seluruh Madrasah Aliyah di kota Palangka Raya. Dengan di adakannya pelatihan In House Training (IHT) ini diharapkan para Dewan Guru bisa lebih kredibel dan bisa membumi dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Acara yang dilaksanakan selama sehari penuh ini dibuka langsung oleh Bapak Drs. Anshary selaku Kepala Kantor Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam Sambutannya Kakanwil mengharapkan dengan diadakannya IHT ini diharapkan Dewan guru MAN Model Palangka Raya bisa meningkatkan kualitas peserta didiknya. Dalam acara In House Training (IHT) ini, para peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara dari awal sampai ditutupnya pelatihan ini. Pelatihan ini diisi oleh para Trainer dari LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) Provinsi Kalimantan Tengah. Para pemateri juga tidak monoton memberikan ceramah kepada para peserta IHT tetapi juga memberi Game-game yang menarik dan tugas-tugas langsung kepada para peserta sehingga acara pelatihan ini terasa menarik dan tidak membosankan. Dan pada pukul 16.30 WIB acara In House Training (IHT) ditutup oleh Bapak Mulyono, S.Pd. M.Pd selaku kepala MAN Model Palangka Raya. Sebelum menutup acara tersebut Kepala MAN Model Palangka Raya menitipkan pesan kepada Dewan Guru MAN Model bahwasannya acara IHT ini baru awal dari rangkaian proses pembelajaran, dan masih ada tugas yang harus segera diselesaikan oleh Dewan Guru MAN Model Palangka Raya yaitu Menyusun KTSP. Penyusunan KTSP sendiri diberi batas waktu paling lambat satu bulan setelah pelaksanaan IHT ini.
|